Mengenal Rudal Balistik, Senjata Andalan Negara Negara “Kuat”

17 Januari 2009 pukul 2:59 PM | Ditulis dalam 1, Tarbiyah | 18 Komentar

Rudal balistik adalah Rudal yang terbang dalam ketinggian sub-orbit melalui jalur balistik. Rudal balistik pertama adalah roket V-2 yang dikembangkan oleh Nazi Jerman antara 1930-an dan 1940-an. Uji coba V-2 yang pertama sukses adalah pada 3 Oktober 1942 dan mulai dioperasikan pada 6 September 1944 melawan Paris diikuti dengan serangan terhadap London 2 hari kemudian. Sampai berakhirnya perang pada Mei 1945, lebih dari 3000 V-2 telah ditembakkan.

Rudal balistik dapat diluncurkan dari lokasi tetap atau kendaraan peluncur (TEL, kapal, pesawat dan kapal selam). Tahap peluncuran dapat berkisar dari sekian puluh detik sampai beberapa menit dan dapat terdiri atas tiga tingkat roket. Ketika berada di sub-orbit dan tidak ada lagi dorongan, rudal memasuki tahap terbang bebas. Untuk mencapai jangkauan yang jauh, rudal balistik umumnya diluncurkan sampai ke sub-orbit. Rudal balistik antar benua dapat mencapai ketinggian sekitar 1.200 km.

Dalam peluncuran rudal balistik,ada 3 fase utama:
1. Boost Phase
Fase dimana rudal meluncur dengan dorongan mesin roket, ketinggian tergantung jarak tempuh rudal, untuk ICBM, bisa mencapai 400 Km

2. Mid-course Phase
Fase dimana rudal berada di luar atmosfir bumi, pada fase ini, rudal melepaskan Reentry Vehicle (RV) yg dimiliki ke target2 yg sudah ditentukan

3. Re-entry Phase
Fase dimana RV memasuki atmosfir, rata2 dari ketinggian 100 Km. Kecepatan rata2 4 Km / s

Gambar dibawah adalah re-entry phase dari beberapa RV dari 1 rudal Peacekeeper MX milik US

Rudal Balistik

Rudal Balistik

Jenis-jenis Rudal Balistik
SRBM (Short Range Ballistic Missile), range <1,000Km
MRBM (Medium Range Ballistic Missile) range >1,000 Km & <2,500 Km
IRBM (Intermediate Range Ballistic Missile) >2,500 Km & < 3,000Km
LRBM (Long-Range Ballistic Missile) > 3,000 Km & < 5,500 Km
ICBM (Intercontinental Ballistic Missile) > 5,500 Km
SLBM (Submarine Launched Ballistic Missile)

Ilustrasi peluncuran Minuteman-III MIRV

Prinsip Kerja Balistik Berhulu ledak Nuklir

Prinsip Kerja Balistik Berhulu ledak Nuklir

Minuteman-III MIRV launch sequence:
1. The missile launches out of its silo by firing its 1st stage boost motor (A).
2. About 60 seconds after launch, the 1st stage drops off and the 2nd stage motor (B) ignites. The missile shroud is ejected.
3. About 120 seconds after launch, the 3rd stage motor © ignites and separates from the 2nd stage.
4. About 180 seconds after launch, 3rd stage thrust terminates and the Post-Boost Vehicle (D) separates from the rocket.
5. The Post-Boost Vehicle maneuvers itself and prepares for re-entry vehicle (RV) deployment.
6. The RVs, as well as decoys and chaff, are deployed during backaway.
7. The RVs and chaff re-enter the atmosphere at high speeds and are armed in flight.
8. The nuclear warheads detonate, either as air bursts or ground bursts.

Daftar Rudal Balistik

Amerika Serikat
AGM-48 Skybolt. air-launched ballistic missile (ALBM), Range 1,850 km.
LGM-118A Peacekeeper. ICBM Range 9,700 km
LGM-30 Minuteman. ICBM Range 9,600 km
Trident II – SLBM. Range 11,300 km
UGM-27 Polaris – SLBM. Range 1,853 km
UGM-73 Poseidon – SLBM.
SM-65 Atlas – ICBM 16,670 – 18,500 km.
Atlas II – ICBM Range –
Atlas III – ICBM Range –
Atlas V – ICBM Range –
Titan I – ICBM Range 10,200 km
Titan II – ICBM Range 15,000 km

Argentina
Condor. SRBM Range 900 km

Britania Raya
Blue Steel.
Blue Streak.

India
IGMDP (Surya).
Sagarika – SLBM Range 700+ km.
Agni I SRBM Range 850 km.
Agni II MRBM Range 3300-4800 km.
Agni III IRBM Range 3500-5500 km.
Agni IV ICBM Range 6,000 km (in development).

Iran
Shahab-3. MRBM Range 2,100 km.
Shahab-6 ICBM Range 10,000km.
Kavoshgar-1

Israel
Jericho I. LRBM Range 7,000 km.
Jericho II. MRBM Range 1,300 km.
Jericho III. LRBM Range 6,500 – 7,000 km.

Jerman
V-2. SRBM Range 322 km.

Korea Utara
Rodong-1.
Taepodong-1.
Taepodong-2. ICBM Range 4,000-10,000 km.

Pakistan
Abdali-I. SRBM Range 200 km.
Ghauri I. MRBM Range 1,500 km.
Ghauri II. MRBM Range 2,400 km.
Ghauri III. IRBM Range 3,500 km.
Ghaznavi. SRBM Range 290 km.
Hatf-I/IA. Range 80 – 100 km. Battlefield Range Ballistic Missile (BRBM)
Shaheen I. MRBM Range 750 km.
Shaheen II. IRBM Range 2,500 km.
Shaheen III. IRBM Range 3,500 km.

Perancis
Hadès. SRBM Range 480 km.
M45 SLBM – SLBM. Range 6,000 km.
M51 SLBM – SLBM. Range 8,000 – 10,000 km.
M-4 SLBM – SLBM.
Pluton. SRBM Range 140 km.

Republik Rakyat China
Dong-Feng 4 (DF-4). ICBM Range 4,750km.
DF-5. ICBM Range 13,000 km
DF-31. ICBM Range 7,200 – 11,200 km.
JL-1 – SLBM.
JL-2 – SLBM. (Ju Lang-2, Giant Wave 2) Range 8,000 km.

Rusia
R-36. ICBM Range 10,200-15,200 km
RT-23 Molodets (SS-24 Scalpel). ICBM Range 10,000 – 11,000 km
RT-2PM Topol (SS-25 / Sickle). Mobile ICBM Range 10,500 km
RT-2UTTH Topol M (SS-27). ICBM Range 11,000 km
Scud (SS-1). SRBM Range 150-700 km
SS-21 Scarab. SRBM Range 70-120 km
R-13 (SS-N-4) – SLBM. Range 600 km.
R-21 (SS-N-5) – SLBM. Range 1,450 km
R-27 (SS-N-6) – SLBM. Range 2,400-3,000 km.
R-29 (SS-N-8) – SLBM.
R-31 (SS-N-17) – SLBM.
R-39 (SS-N-20) – SLBM. Range 8,250 km
SS-N-23 – SLBM.
SS-NX-30 – SLBM.
RSD-10 Pioneer – IRBM Range 5,500 km.
MR-UR-100 Sotka – ICBM Range 10,250 – 10,320 km.
UR-100 – ICBM Range 10,600 km.
UR-100N – ICBM Range 10,000 km.

Beikur adalah gambar gambar rudal balistik yang di unduh dari Blue Fame Forums :

AGM-48 Skybolt (Amerika)

AGM-48 Skybolt (Amerika)

LGM-118A Peacekeeper (Amerika)

LGM-118A Peacekeeper (Amerika)

LGM-30 Minuteman (Amerika)

LGM-30 Minuteman (Amerika)

Trident II (Amerika)

Trident II (Amerika)

UGM-27 Polaris (Amerika)

UGM-27 Polaris (Amerika)

UGM-73 Poseidon (Amerika)

UGM-73 Poseidon (Amerika)

SM-65 Atlas (Amerika)

SM-65 Atlas (Amerika)

Atlas II (Amerika)

Atlas II (Amerika)

Atlas III (Amerika)

Atlas III (Amerika)

Atlas V (Amerika)

Atlas V (Amerika)

Titan I (Amerika)

Titan I (Amerika)

Titan II (Amerika)

Titan II (Amerika)

Condor (Argentina)

Condor (Argentina)

Blue Streak (Britania Raya)

Blue Streak (Britania Raya)

Sagarika (India)

Sagarika (India)

Agni II (India)

Agni II (India)

Agni III (India)

Agni III (India)

Agni III - 2

Agni III - 2

Shahab 3 (Iran)

Shahab 3 (Iran)

Kavoshgar 1 (Iran)

Kavoshgar 1 (Iran)

Jericho I (Israel)

Jericho I (Israel)

V II (Jerman)

V II (Jerman)

Taepodong II (Korea Utara)

Taepodong II (Korea Utara)

Abdali I (Pakistan)

Abdali I (Pakistan)

Ghauri I (Pakistan)

Ghauri I (Pakistan)

Ghauri II (Pakistan)

Ghauri II (Pakistan)

Ghaznavi I (Pakistan)

Ghaznavi I (Pakistan)

Hatf I (Pakistan)

Hatf I (Pakistan)

Shaheen I (Pakistan)

Shaheen I (Pakistan)

Shaheen II (Pakistan)

Shaheen II (Pakistan)

Pluton (Prancis)

Pluton (Prancis)

Dong-Feng 5 (DF-5) (China)

Dong-Feng 4 (DF-4) (China)

Dong-Feng 5 (DF-5) (China)

Dong-Feng 5 (DF-5) (China)

Dong-Feng 31 (DF-31) (China)

Dong-Feng 31 (DF-31) (China)

JL I (China)

JL I (China)

JL II (China)

JL II (China)

R-36 (Rusia)

R-36 (Rusia)

RT-23 Molodets (Rusia)

RT-23 Molodets (Rusia)

RT-2PM Topol (Rusia)

RT-2PM Topol (Rusia)

RT-2PM Topol (Rusia)

RT-2PM Topol (Rusia)

RT-2UTTH Topol M (Rusia)

RT-2UTTH Topol M (Rusia)

Scud (SS-1) (Rusia)

Scud (SS-1) (Rusia)

SS-21 Scarab (Rusia)

SS-21 Scarab (Rusia)

R-13 (SS-N-4) (Rusia)

R-13 (SS-N-4) (Rusia)

R-21 (SS-N-5) (Rusia)

R-21 (SS-N-5) (Rusia)

R-27 (SS-N-6) (Rusia)

R-27 (SS-N-6) (Rusia)

R-39 (SS-N-20) (Rusia)

R-39 (SS-N-20) (Rusia)

UR-100N (Rusia)

UR-100N (Rusia)

About these ads

18 Komentar »

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

  1. wehhh…… ukuran fisiknya saja segitu, gimana yah dengan ledakannya..? wehhh…. kok Indonesia gak punya rudal yang segede itu yah,..? tanya kenapa ? simbah sendiri juga kaga tahu non……………

  2. klo indonesia kan masih dalam pengembangan…..rocket indonesia masih ukuran kecil kecil, tapi daya ledaknya bukan maen….bisa-bisa bikin cewek hamil 9 bulan…..rocket tempur kecil dengan daya bantu (2 granat kembar)…..hehehe…..

    sebagai WNI yang baik saya doakan semoga produksi rocket lapan di masa depan bisa memproduksi balistik….bukan rocket lagi…dan produksi militernya made in indonesia bisa meningkat sampai 2000%……..

  3. semua itu perlu anggaran dan dana yang begitu besar…apalagi Rudal Balistik yang jangkauannya bisa melewati benua……

    tapi kita harus bangga dengan adanya LAPAN yang telah bisa mengembangkan satelit dan roket dengan hasil karya anak negeri

  4. setan semua, dajal semua, perusak bumi

  5. aduhh gede nya kok sama ky punya saya yah..!! knp punya LAPAN ga gede2..?? tapi saya buaanngggaa dgn LAPAN tingkatkan terus LAPAN…

  6. Conbak dana untuk korupsi disisihkan sedikit unt

  7. Cobak dana untuk korupsi disisihkan sedikit untuk penelitian dan pengembangan teknologi………………………………….huh jepang mungkin bukan saingan lagi

  8. sudah saatnya Indonesiaku beralih pada Rusia dan Korut untuk mengembangkan teknoligi nuklirnya…..

  9. rudal indonesia lebih canggih, hasilnya luar biasa yaitu bisa jadi anak alias bayi .

  10. Coba Aja dana untuk HANKAM di gandakan pasti malaysia ga brani nginjakin kapalnya di ambalat.Kalau Nginjakin pasti kuala lumpur akan porak poranda terkena Tsunami Udara

  11. ngak cuma anggaran & dana aja meskipun ada, Inonesia belum mampu SDM nya kalo cuman coba2 salah2 Rudalnya malah nyeleot…. ke rumah penduduk ntar ganti ruginya di cicil lagi capek dee….

  12. sungguh mengagumkan,, indonesia aja bisa lebih dari tu kalo saja harta hasil korupsi olh edi tansil, suharto, dan encek2 lain pokoknya totalnya 1000 meliar $,, indonesia bisa jadi superpower dunia tu. dan sisakan untuk kaum miskin 2 miliar $, pengemis 500 juta $, pemabok 100 rupiah aj, dan untuk saya 1 juta bwt ngintip

  13. bagus lah klau indonesia nggak punya rudal”
    buat apa juga rudal,paling buat membunuh manusia”
    manusia nggak perlu di bunuh nanti mati juga’
    suda ada petugasnya untuk mencabut nyawa””

  14. indonesia ga usah peke balastik sgala, toh juga g digunakan, perbatasan aj trus jadi masalah tetap juga berulang2 aj.coba kalo di beli 10 ekor balastiknya,baru disuruh terbang dan hinggap di negara yang usil ntu pasti kapok, masakan negara kecil bisa melawan beberapa negara sekaligu,maskan negara besar g bisa?
    kalo g sangup terang2an kukpulkan aj beberapa maklampir n disuruh nyihir rudal balastik di luar angkasa,,,,,,
    radarnya maklampir bisa ngdetek brapa km? heheeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee chanda.maklampir film gua ntu

  15. coba indonesia punya kaya gitu ya..

  16. Kalo Indonesia Punya Roket Balistik kaya gitu
    mungkin udah ngajak perang negara lain

  17. huhu…

    rudal nya gak ada yang gede……

    jadi nyir2 ne……

    rudal sapa yg gede hayo….

    kasih tw cara nya byar rudal indonesia bisa gede

  18. Yups… hidup indonesiaqu tercinta ini .. cintailah produk** dalam negri.. walaupun hanya bisa biqin rudal sekelas petasan..hehehe..


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: