PKS Tundukan Perwira

21 Maret 2009 pukul 10:40 AM | Ditulis dalam Tarbiyah | Tinggalkan komentar

Jumat pagi (20/3) udara sejuk telah terjadi sejarah pertandingan sepak bola antar warga Indonesia yang bermukim di Kuwait melakukan ajang pertandingan Liga Perkibar (persatuan Indonesia Kuwait dan Bahrain).

Setelah melalui babak pertama yang cukup alot dan melelahkan kedudukan tetap imbang 0-0, di setengah permainan kedua masing masing tim mengubah strategi baik PKS maupun MU-Perwira (Persatuan Warga Indonesia di Adan).

Pola menyerang lebih diutamakan pada babak kedua ini. Beberapa kali serangan dari sayap kanan MU-Perwira hampir menembus gawang PKS namun berkat kipper dan kerja sama yang baik sehingga tidak membuahkan goal. Pada menit ke sepuluh PKS mandapat kesempatan dengan tendangan bebas dan kahirnya berhasil membobol gawang MU-Perwira melalui tendangan Sumarmo.

Dengan kemasukan goal ini MU-Perwira semakin bertambah panas untuk bisa menggoalkan untuk menyamakan kedudukan. Pelanggaran Hand ball pada beberapa menit setelah berlalu dimanfaatkan oleh MU-Perwira untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kedudukan yang sama ini membuat PKS harus berjuang keras agar bisa memenangkan pertandingan ini, tampaknya PKS hampir kehilangan arah sehingga pelatih dari luar sempat melontarkan terikan ‘rapatkan barisan, atur lagi, harapan itu masih ada’.

Manager PKS juga turun ke lapangan ikut langsung dalam pertandingan dan menyusun barisan sehingga lebih tertata. Dan mulailah menyerang lagi, memang kesempatan goal sering diperoleh oleh MU-Perwira namun selalu kandas oleh back kanan PKS.

Pada menit ke 20-an MU-Perwira mendapat pelanggaran taerhadap pemain PKS sehingga kesempatan emas pun datang, tendangan langsung PKS ternyata di terima oleh salah seorang pemain MU-Perwira dan terjadi salah umpan sehingga terjadi goal bunuh diri.

Dengan Kedudukan 2-1 ini PKS semakin mendapat serangan bertubi tubi. Tetapi memang Alloh mentukan lain, MU-Perwira mendapat serangan balik yang dilakukan PKS membuahkan hasil dengan melewati strategi opposite yang dilakukan mereka malah berbaik menjadi boomerang sehingga kedudukan berubah menjadi 3-1 yang dilakukan tendangan oleh Adih.

Delapan menit kemudian peluit selesaipun di tiup, prit prit prit… Tanda pertandingan usai. Pendukung PKS berhamburan masuk lapangan berputar membawa bendera PKS dengan angka 8.

Pertandingan ini disaksikan oleh Duta Besar RI Kuwat-Bahrain Faisal Ismail dan Ustadz Izzudin Abdul Manaf, kadidat doktor ekonomi syariah dari Malaya University, Malaysia yang juga pengurus DPP PKS dari biro hubungan Luar Negeri.

Terakhir adalah penyerahan piala tetap dan bergilir Liga Perkibar kepada Manager Club PKS, Amir Mahmud. PKS memang mengukir sejarah di Kuwait, klub yang baru pertama kali main langsung menggondol piala Liga Perkibar. Semoga kemenangan ini tertular di pemilu tanggal 9 April.

Cecep Singaparna, den_daud@yahoo.com

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: