PKS Betul-betul Indonesia

29 Maret 2009 pukul 11:04 AM | Ditulis dalam 1 | Tinggalkan komentar

PKS

PKS

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera(F-PKS) DPR RI, Mahfudz Sidik mengatakan bahwa PKS betul-betul Indonesia. Hal ini dikatakannya pada saat kampanye putaran pertama PKS yang berlangsung di halaman parker stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, Kamis(26/3).

“PKS adalah partai orang muda dan tidak kekurangan calon presiden. PKS betul-betul Indonesia,” katanya. Dia mengatakan, capres-capres PKS ada orang Jawa(Hidayat Nurwahid), orang Sulawesi (Anis Matta), orang Sumatera(Tifatul Sembiring), orang Sunda (Shohibul Imam), bahkan keturunan arab juga ada(Salim Segaf Al-Jufri).

“Oleh karena itu pemilu 2009 ini kita harus pastikan untuk meraih 20% suara,” katanya yang disambut dengan pekikan takbir (Allahu Akbar) dari massa kampanye.Mahfudz mengatakan, saat ini banyak orang yang meragukan PKS dan banyak orang yang tidak yakin dengan tokoh dan kepemimpinan PKS. Partai-partai lain punya tokoh-tokoh besar.

“Ada yang besar karena bapaknya orang besar, ada yang besar karena garis keturunannya besar, ada yang besar karena badannya memang besar,” katanya.

Dia mengatakan orang-orang yang mampu melaksanakan perubahan dan orang-orang yang muncul untuk menjawab tantangan kebanyakan datang dari orang-orang yang sebelumnya tidak terkenal.

“Barrack Obama, sebelumnya tidak dikenal. Tapi, tiba-tiba secara mengejutkan dia berhasil memimpin Amerika,” kata dia.

Dia mengakui PKS memang tidak punya tokoh-tokoh besar, karena PKS tidak mengandalkan nama besar orang tua ataupun garis keturunan yang besar. Tetapi, PKS telah membuktikan, sejak belasan tahun yang lalu Indonesia yang merupakan negara agraris terus menerus harus impor beras, jagung, gula dan tidak mampu swasembada pangan.

“Ketika Menteri Pertanian dipercayakan kepada kader PKS yang hanya dikenal sebagai seorang dosen, tidak pernah muncul di panggung-panggung media massa, nan nbukan keturunan orang besar, dalam 3 tahun mampu mengembalikan Indonesia berswasembada pangan,” kata Mahfudz yang lagi-lagi disambut dengan teriakan takbir.

Dedi, dedi.mustofa@yahoo.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: