Inilah Awalnya NANO, Dari India

3 April 2009 pukul 4:48 PM | Ditulis dalam 1 | Tinggalkan komentar

Nano India

“Saya melihat satu keluarga mengendarai sepeda motor. Sang ayah memegang kemudi, anak laki-lakinya di depan, istri duduk di belakang sambil menggendong seorang bayi.”

Semua berawal dari keprihatinan Ratan N Tata, Chairperson Tata Group, induk perusahaan Tata Motors Co, perusahaan asal India. “Saya berpikir tentang sebuah kendaraan roda empat yang aman, layak, bisa dikendarai kapanpun bagi keluarga seperti itu,” katanya.

Maka lahirlah Tata Nano yang diperkenalkan secara resmi pada Delhi Motor Show 2008, pekan lalu. Dinasbihkan sebagai “Mobil Rakyat”, Nano dibanderol seharga 1-Lakh alias 100 ribu rupee. Nah, angka ini kalau dikonversikan ke rupiah menjadi sekitar Rp 24 juta!

Yup… Rp 24 juta saja.

Maklum pada awalnya, Nano awalnya ditujukan bagi keluarga India yang memiliki kendaraan roda dua tapi tak bisa membeli kendaraan roda empat alias mobil.

Nano adalah city car terkecil dunia dengan dimensi panjang 3.100 mm, lebar 1.500 mm dan tinggi 1.600 mm tapi sanggup menampung empat penumpang.

Bagian Depan Nano

Dari Samping

Tapi jangan salah, mobil hatchabck 5 pintu ini di pasangi Value Motronic fuel injection buatan Bosch. Mesin dua silinder berkapasitas 623 cc berbahan alumunium ini dipasang dibangian belakang.

Berkekuatan 33 hp dengan transmisi 4-speed manual. Bosch’s Value Motronic fuel injection and Engine Management. Konsumsi bensinnya cukup irit berkisar antara 5 liter per 100 km.

Nano yang dikembangkan sejak 2003 ini diklaim bisa mencapai kecepatan sampai 105 km/jam dengan akselerasi 0-70 km yang dicapai dalam waktu 14 detik.

Itu baru soal mesin. Yang cukup mengejutkan Tata mengklaim mobil ini sudah lulus uji <I>crash test<I> dan tes emisi tingkat EURO 4.

Soal fasilitas memang sesuai dengan harganya. Tata akan memproduksi Nano di Tata Singur Plan, Bengal Barat, yang berkapasitas 250 ribu sampai 350 ribu unit.

Tata memproduksi dua varian Nano; standar dan luxury. Untuk model standar mobil rear-wheel drive ini benar-benar standar. Tidak dilengkapi power steering, penyejuk udara (AC), airbags apalagi ABS (Antilock Braking System).

Dashboard pun hanya dipasangi speedometer analog, fuel gauge dan oil light. Tapi semua kelengkapan ini tersedia di varian luxury. Plus warna double tone, fog lamp, central lock, dan power windows.

Spek Nano

Spek Nano

Apakah akan masuk ke Indonesia? Memang belum ada kabar. Di Indonesia sendiri tak banyak ATPM yang berani bermain di segmen mobil bermesin di bawah 1.000 cc. Kalaupun ada adalah hanyalah Chery QQ dan Daihatsu Ceria yang sama-sama dipasok mesin 800 cc.

Ceria yang menyediakan tiga varian dengan rentang harga Rp 68 juta hingga Rp 80 juta tak lagi banyak terdengar.

Barangkali Chery QQ yang lagi naik daun. Dari tiga model yang ada dengan rentang harga Rp 75 juta sampai Rp 80 juta, sepanjang tahun 2007, total sudah terjual sebanyak 752 unit.

Satu lagi adalah Subaru dengan duet R1 dan R2. Tapi mobil bermesin 650 cc ini dibanderol Rp 155 juta (R1) dan Rp 145 juta (R2). Alhasil dari data penjulan Gaikindo (Gabungan Industri Otomotif Indonesia), dua model ini baru terjual 13 unit.

Nah, kalaupun masuk ke Indonesia maka harga Si Mobil Rakyat inipun akan tetap melambung terkena bea masuk. Seperti yang dialami Cherry yang di Cina sana dijual sekitar Rp 47 juta-an.

Hmmm… kalau memang jadi masuk Indonesia, saingan ama “kancil” nggak sih?

Kenapa bisa murah?

– Bensin, 2-cylinder, 625cc, 33 PS, Bosch
– Konsumsi bahan bakar: 20 km/liter
– Kecepatan maksimal 105 km/jam
– Spedometer analog, odometer, penunjuk bahan bakar
– AC opsional
– Tidak ada radio, power steering, ABS, dan air bags
– Bagasi depan hanya aki, botol air wiper
– Wiper tunggal
– Rear wheel drive
– Menggunakan continous variable transmission
– Bodi ringan karena menggunakan campuran plastik
– Hanya cukup kuat melaju hingga 72 km/jam, tapi mudah goyang di kecepatan tinggi

Sumber: Tata, Business Standar Motoring, Graphic News

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: