Iklan Demokrat Berbohong, Oh yah sudah tahu itu, Rakyat di Bohongi

5 April 2009 pukul 12:41 PM | Ditulis dalam 1 | Tinggalkan komentar

Pelanggan sejumlah media nasional disuguhi iklan besar-besaran Partai Demokrat. Iklan tersebut dipasangi jaket yang menjadi cover depan dan belakang, berupa foto SBY sedang pidato di Gelora Bung Karno (GBK) dengan massa yang menyemut.

Melihat iklan, yang kalau di Harian Kompas tarifnya bisa mencapai Rp 1 milyar sekali terbit itu memang sungguh luar biasa! Massa sangat berjubel dan menyemut hingga memadati tribun atas. Gambar itu menunjukkan betapa dahsyatnya Partai Demokrat.

Tapi bagi siapa saja yang terus mengikuti berita di media massa, menjadi terheran-heran. Ini foto kampanye kapan?. Sebab ketika menyelenggarakan kampanye di GBK pada Jumat pekan lalu, Demokrat gagal memenuhi targetnya membuat lautan biru di Jakarta.

Gambar tayangan di sejumlah stasiun TV dan juga di media cetak menunjukkan betapa kursi dan juga lapangan di GBK banyak yang kosong. Massa yang berkumpul jauh lebih sedikit dibandingkan dengan PKS yang berhasil membuat lautan putih di GBK. Jumlahnya bahkan juga masih kalah dibandingkan dengan massa Gerindra. Bahkan gara-gara massa yang sedikit itu, sejumlah media menulis SBY sangat kecewa dan membatalkan rencana orasinya yang semula tiga kali, menjadi satu kali.

Jadi kelihatannya iklan yang digarap oleh Fox Indonesia, ini berusaha menipu publik. Atau jangan-jangan malah mau menipu SBY! Sebab seperti pengakuan dari CEO Fox Indonesia Choel Mallarangeng mereka tidak hanya menyiapkan iklan, tapi juga menangani kampanye yang gagal itu!

Coba perhatikan iklan tersebut secara cermat! Massa yang nyata hanyalah yang berada di lapangan dekat panggung. Sementara foto dilatarbelakang yang menyemut adalah hasil montage. Ini bisa terlihat samar-samar dari spanduk yang terpampang bertuliskan ”Pendukung Setia SBY”.

Bisa diduga foto kampanye GBK yang sepi dimontage dengan ditambahi foto SBY pada kampanye Pilpres 2004. Jumlahnya tentu saja menjadi besar karena pada waktu itu Demokrat juga didukung oleh partai lain, seperti PKS, PDS dan PAN. Kalau tidak percaya coba pakar telematika Roy Suryo yang kader Demokrat itu diminta menelitinya.

Memang namanya iklan adalah sebuah upaya untuk mempengaruhi publik. Tapi kalau tidak berdasarkan fakta, namanya kebohongan publik. Kasihan Pak SBY dibohongi konsultannya!

Billy Adhyasta, Billyadyasta@gmail.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: