Buah Khuldi ?

8 Mei 2009 pukul 5:32 PM | Ditulis dalam 1, Hadist Pilihan, Nashaihul Ibad, Tarbiyah, Tokoh Islam | 2 Komentar

Assalamu’ Alaikum…….

Pak Ustadz yang di rahmati alloh Swt. Mudah-mudahan pak Ustad dalam keadaan sehat Amien. Saya mau bertanya tentang buah khuldi, apakah buah khuldi itu hanya cobaan untuk nabi Adam as atau untuk semua penghuni syurga.Itu saja pertanyaan saya atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.

Hasan Ansori

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Hasan yang dimuliakan Allah swt

Ibnu katsir mengatakan bahwa Allah swt telah membolehkan untuk Adam dan istrinya Hawa memakan seluruh buah-buahan di surga kecuali satu pohon saja.

ada saat itu setan dengki terhadap Adam dan Hawa sehingga ia berusaha untuk membuat makar, tipu daya dan rayuan agar terlepas seluruh kenikmatan dan pakaiannya yang baik. Setan mengatakan dengan penuh kebohongan dan kedustaan bahwa tidaklah Tuhan melarang kalian berdua memakan (buah) dari pohon ini kecuali agar kalian berdua tidak menjadi malaikat atau kekal di sini dan jika kalian berdua memakannya pasti kalian berdua akan mendapatkan hal demikian sebagaimana firman Allah swt :

فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ الشَّيْطَانُ قَالَ يَا آدَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَى شَجَرَةِ الْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَى

Artinya : “Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: “Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?” (QS. Thahaa : 120) yaitu agar kalian berdua tidak menjadi malaikat, sebagaimana firman-Nya :

يُبَيِّنُ اللّهُ لَكُمْ أَن تَضِلُّواْ

Artinya : “Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat.” (QS. An Nisaa : 176) – (Tafsir Ibnu Katsir juz III hal 97)

Sebelumnya Ibnu katsir telah menyinggungnya saat menafsirkan surat Al Baqooh ayat 35, beliau mengatakan dari Mujahid “dan janganlah kamu dekati pohon ini” berkata ia adalah pohon tin, demikian pula dikatakan oleh Qatadah dan Ibnu Juraih.

Abu Ja’far ar razi dari ar Rubai bin Anas dari Abil Aliyah berkata bahwa siapa yang memakan buah dari pohon itu maka ia menjadi berhadats dan tidak sepatutnya di dalam surga terdapat orang yang berhadats. Abdur Razaq berkata bahwa Abdurrahman bin Muhrib berkata,”aku mendengar Wahab bin Munbih berkata,’Tatkala Allah menempatkan Adam dan Hawa di surga maka Dia melarangnya dari memakan pohon. Pohon itu memiliki dahan yang bercabang-cabang sebagiannya dengan sebagian lainnya. Pohon itu mempunyai buah yang dimakan oleh para malaikat untuk kekalan mereka dan dia adalah pohon yang dilarang oleh Allah swt terhadap Adam dan istrinya.

Berikut enam pendapat tentang tafsir pohon ini :

al Imam al Alamah Abu Ja’far bin Jarir—semoga Allah merahmatinya—bahwa yang benar dalam hal ini adalah perkataan sesungguhnya Allah swt telah melarang Adam dan istrinya dari memakan sebuah pohon dari pohon-pohon surga bukan semua pohonnya. Lalu keduanya memakan (buah) dari pohon itu. Dan kami tidak mengetahui pohon apa itu pastinya? Karena Allah swt tidak meletakkan bagi hamba-hamba-Nya suatu dalil tentang hal itu didalam Al Qur’an dan tidak pula didalam Sunnah yang shahih.

Ada yang mengatakan bahwa itu adalah pohon gandum. Ada yang mengatakan,”pohon anggur.” Ada yang mengatakan bahwa itu adalah pohon tin dan bisa jadi ia adalah salah satu dari apa yang disebutkan itu, itu adalah ilmu. Jika dia mengetahui maka akan bermanfaat bagi alam dengan pengetahuannya dan jika seorang tidak mengetahuinya maka alam tidaklah merugi dengan ketidaktahuannya. Demikianlah yang dipilih oleh Fakhruddin ar Razi didalam tafsirnya dan juga selainnya, ini adalah yang benar. (Tafsir Ibnu Katsir Juz I hal 235)

Adapun maksud dari firman-Nya “pohon khuldi” yaitu apabila dimakan darinya maka kan kekal. Dan bisa jadi pohon itu adalah seperti yang dimaksudkan oleh Imam Ahmad,”Telah bercerita kepada kami Abdurrahman bin Mahdi,’telah bercerita kepada kami syu’bah dari Abi adh Dhahak bahwwa aku telah mendengar Abu Hurairoh berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,’Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pohon yang apabila seorang pengendara dibawahnya kerindangannya berjalan selama seratus tahun namun belum bisa mengitarinya yaitu pohon khuldi.” Ini juga diriwayatkan dari Ghandar dan Hajjaj dari Syu’bah. Abu daud ath Thayalisi didalam musnadnya meriwayatkan dari Syu’bah juga. Ghandar mengatakan,”Aku berkata kepada Syu’bah bahwa itu adalah pohon khuldi.” Dia mengatakan,”tidak ada didalamnya (kalimat) pohon itu.” (Al Bidayah wa an Nihayah juz I hal 86)

Dari beberapa riwayat dan penjelasan diatas tampak bahwa Allah swt hanya menjadikan pohon khuldi itu sebagai ujian bagi Adam dan Hawa agar tidk mendekati dan memakan buah darinya. Meski pada akhirnya mereka berdua terkena bujuk rayu dan tipu daya setan sehingga memakannya yang menjadikannya diturunkan dari surga, sebagaimana dikatakan Ibnu Jarir dan riwayat dari Wahab bin Munbih.

Wallahu A’lam

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Jadi buah khuldi it ada atw hny ungkapan saja?

  2. menurut saya pohon khuldi tuh adanya d surga , d dunia pohon khuldi kayanya hm… bukan kayanya tapi memang g ada soalnya saya mengambil dari “Sesungguhnya di surga terdapat sebuah pohon yang apabila seorang pengendara dibawahnya kerindangannya berjalan selama seratus tahun namun belum bisa mengitarinya yaitu pohon khuldi.”

    kalo kita pikir secara matang2 d dunia ini g ada hal yg seperti ini jd wajarlah kalau d dunia g ada pohon khuldi dan pohon khuldi itu pun harus d imani
    hm….

    jikalau ada salah dalam ucapan saya mohon d betulkan karena semua kesalahan datang dari saya dan semua yg benar dtg drnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: